Showing posts with label Curhat. Show all posts
Showing posts with label Curhat. Show all posts

Tuesday, 8 November 2016

RISALAH PUNCAK MENUJU MUKTAMAR XVI FUAS BONE


DARI DAKWAH SEKOLAH MENUJU MUKTAMAR XVI FUAS BONE


PROFIL FUAS BONE 1437 H


DATA SEKOLAH SMA/Sed YANG BELUM MEMILIKI ROHIS

1.      SMAN 1 PALAKKA
2.      SMAN 1 BAREBBO
3.      SMAN 1 CINA
4.      SMAN 1 PONRE
5.      SMKN 1 PONRE
6.      SMAN 1 CENRANA
7.      SMAN 2 CENRANA
8.      SMAN 1 AJANGALE
9.      SMKN 1 AJANGALE
10.  SMKN 1 KAJUARA
11.  SMAN 1 BENGO
12.  SMAN 1 LAMURU
13.  SMAN 1 TELLU LIMPOE
14.  SMAN 1 BONTOCANI
15.  SMAN 2 LIBURENG
16.  SMKN 1 SALOMEKKO

RISALAH PUNCAK FUAS BONE 1437 H

Bismillah.
"Risalah Puncak Menuju Muktamar XVI FUAS BONE"
Visi, ambisi, serta cita-cita yg telah dengunkan terhadap dunia dakwah pemuda daerah oleh generasi pertama dakwah pemuda daerah dimasa yg silam adalah merupakan pedang yg bersama-sama telah mereka angkat dan hunuskan sebagai deklarasi perang suci abadi terhadap kegelapan yang telah menenggelamkan dunia pemuda daerah kedalam kehinaan.
Pedang yg telah dibentuk oleh sebuah risalah suci untuk meluluhlantakkan kegelapan itu dgn kilauan cahaya tauhid.
Pedang yg telah ditempa & dibakar oleh letupan api semangat para pejuang dakwah pemuda daerah terdahulu untuk membumihanguskan kegelapan itu dgn kobaran api tasfiyah & tarbiyah
Pedang yg telah diasah oleh lautan keringat, hujan air mata, serta serpihan-serpihan masa yg telah dikorbankan oleh para generasi terdahulu pada setiap masa di setiap tempat yang saat ini tak terhitung jumlahnya.
Pedang yg telah membuat banyak pejuang-pejuang dakwah pemuda daerah terdahulu kini tak sanggup lagi untuk menghunuskannya krn gugur ataukah lari dari medan juang
Ataupun generasi-generasi terdahulu yg saat ini masih teguh untuk menghunuskannya pada setiap masa dan pada setiap momentum kepahlawanan.
Jadi bagaimana mungkin pedang itu akan patah hanya karena kompleksitas persoalan dakwah dan bentuk-bentuk tantangan dakwah yang semakin beragam yg kita alami generasi dakwah pemuda daerah saat ini
Jadi bagaimana mungkin kita akan meletakkan pedang itu dan berhenti menghunuskannya. Padahal kita mengetahui bahwa kegelapan itu saat ini masih menyelimuti daerah yg kita cintai.
Kan kita kukumpulkan semangat para generasi terdahulu dan kan kubenturkan dengan hantaman yang keras pada risalah puncak ini
Dan bersama-sama kita pastikan pengorbanan,perjuangan dan penantian panjang mereka kan terbalaskan dan tertuntaskan kali ini
Dan kan kita pastikan untuk setiap tetes air mata yg telah tertumpahkan, untuk setiap tetes keringat yg telah tertumpahakan tidaklah sia-sia.
Biidznillah...
Karena kami yakin, dari rahim dakwah pemuda daerah FUAS Bone saat ini akan lahir para pahlawan baru yg akan menuntaskan risalah puncak yang suci ini.
Dan kini risalah yang telah menjadi deklarasi perang suci abadi di Bumi Bone tersebut telah memasuki fase klimaks dan insya Allah imperium dakwah tauhid kembali menguasai dakwah pemuda Bone di tahun 1440 H.
Bersiaplah untuk sebuah pertarungan puncak.
Bersiaplah untuk sebuah perubahan besar.
Dan bersiaplah untuk menjadi saksi dari puncak masa muda.
“Disaat cahaya telah menampakkan taringnya, maka telah tiba saatnya kegelapan untuk sirna!, Bumi Bone milik kita”
PENGURUS FUAS BONE 1437 H
(MIRACLE GENERATION OF FUAS BONE)

DATA ROHIS BONE TINGKAT SMA/Sed UPDATE NOVEMBER 2016

  1. ROHIS SMAN 1 WATAMPONE
  2. ROHIS SMAN 2 WATAMPONE
  3. ROHIS SMAN 3 WATAMPONE
  4. ROHIS SMAN 4 WATAMPONE
  5. ROHIS SMAN 5 WATAMPONE
  6. ROHIS MAN 1 WATAMPONE
  7. ROHIS MAN 2 WATAMPONE
  8. ROHIS SMKN 1 WATAMPONE
  9. ROHIS SMKN 2 WATAMPONE
  10. ROHIS SMKN 3 WATAMPONE
  11. ROHIS SMAN 1 ULAWENG
  12. ROHIS MAS ULAWENG
  13. ROHIS SMAN 1 AWANGPONE
  14. UNIT TAHFIDZ SMA ATHIRAH BONE
  15. ROHIS SUPM BONE
  16. ROHIS SMAN 1 KAJUARA
  17. ROHIS MAN 1 KAJUARA
  18. ROHIS SMAN 1 SALOMEKKO
  19. ROHIS ROHIS SMAN 1 TONRA
  20. ROHIS SMAN 1 MARE
  21. ROHIS SMKN 1 MARE
  22. ROHIS SMAN 1 SIBULUE
  23. ROHIS SMA 1 TELLU SIATTINGNGE
  24. ROHIS SMAN 1 DUA BOCCOE
  25. ROHIS SMAN 1 LIBURENG
  26. ROHIS SMKN 1 LIBURENG
  27. ROHIS SMAN 1 KAHU
  28. ROHIS MA NUSA KAHU
  29. ROHIS MAN 1 KAHU
  30. ROHIS SMAN 1 PATIMPENG
  31.  ROHIS MAN 3 BONE
  32. ROHIS SMAN 1 LAPPARIAJA
  33. ROHIS SMAN 1 AMALI

Wednesday, 12 October 2016

UNDANGAN SILATURAHIM & MUKTAMAR XVI FUAS BONE

📩📩📩

Dengan Memohon Pertolongan Allah Azza wa Jalla dan Mengharapkan Rahmat dan Ridho-Nya.

Bangkit atau runtuhnya suatu peradaban di tentukan oleh pemuda. Kini zaman telah mengeruk sebagian besar dari tonggak (pilar) pencetak kejayaan dan hanya meninggalkan segelintir yang sadar. Sunnahtullah.
Tapi dibalik semua itu kami optimis bahwa kejayaan itu bisa kembali di raih, karena di tengah kemerosotan umat masih ada segelintir pemuda yang sadar.
Maka bergerak dari kesadaran itu, kami (FUAS BONE) sebagai lembaga dakwah daerah mengundang kepada para pemuda(i) Islam Bone pada "Silaturahim Pemuda Islam Bone"

💞dengan Tema:
Bangkitlah Pemuda Islam, Satukan Asa dalam Ukhuwah menuju Kabupaten Bone Berperadaban
🎙bersama: Al-Ustadz Ervan Arsyad S.Pd.I (Ketua DPD WI Bone, Pengisi Program Hikmah UMMAT TV)

🎙Pembuka Acara: Al-Ustadz Ahmad Najib S. Farm, Apt, M.Farm (Dosen Fak Farmasi UMI, Kepala Lab Farmakognosi-Fitokimia, Pengurus Dept Kesehatan Olah Raga Dan Lingkungan Hidup DPP WI)

⏳ Pelaksanaannya:
 إن شآء الله

🗓 Sabtu, 12 Shafar 1438 H/ 12 November 2016 M

Waktu  : 08:00-Selesai
Tempat : Masjid Mush'ab bin Umair FT UNM Parangtambung.

♻ Pelaksana:
_Forum Ukhuwah Pemuda & Mahasiswa Islam Bone (FUAS BONE)_

📲Kontak Person:
Ikhwah: 085256928443
Akhwaat: 085237983825

 💝 Persembahan spesial untuk seluruh Pemuda(i) Islam Bone.


Friday, 6 May 2016

DATA ROHIS BONE UPDATE RAJAB 1437 H / APRIL 2016


1.      ROHIS SMAN 1 WTP
2.      ROHIS SMAN 2WTP
3.      ROHIS SMAN 3 WTP
4.      ROHIS SMAN 4 WTP
5.      ROHIS SMAN 5 WTP
6.      ROHIS MAN 1 WTP
7.      ROHIS MAN 2 WTP
8.      ROHIS SMKN 1 WTP
9.      ROHIS SMKN 2 WTP
10.  ROHIS SMKN 3 WTP
11.  ROHIS SUPM BONE
12.  ROHIS SMK TEKNOLOGI IBNU QAYYIM
13.  ROHIS SMAN 1 SIBULUE
14.  ROHIS SMAN 1 MARE
15.  ROHIS SMKN 1 MARE
16.  ROHIS SMAN 1 TONRA
17.  ROHIS SMAN 1 SALOMEKKO
18.  ROHIS SMAN 1 KAJUARA
19.  ROHIS MAN 1 KAJUARA
20.  ROHIS SMAN 1 KAHU
21.  ROHIS MAN 1 KAHU
22.  ROHIS MA NUSA KAHU
23.  ROHIS SMAN 1 PATIMPENG
24.  ROHIS SMAN 1 LIBURENG
25.  ROHIS SMKN 1 LIBURENG
26.  ROHIS SMAN 1 LAPRI
27.  ROHIS MAN 1 LAPRI
28.  ROHIS SMAN 1 AMALI
29.  ROHIS SMAN 1 ULAWENG
30.  ROHIS MAS ULAWENG
31.  ROHIS SMAN 1TELLU SIATTINGNGE
32.  ROHIS SMAN 1 DUA BOCCOE
33. ROHIS (UNIT TAHFIDZ) SMA ISLAM ATHIRAH BONE

MATERI UPGRADING FUAS BONE 1437 H




  1. Mafahim FUAS Bone
  2. Manajemen Kaderisasi
  3. Manajemen Syiar
  4. Manajemen Ke-Humasan & Jaringan
  5. Tribulasi Dakwah Daerah & Tantangan Masa Depan

Thursday, 28 January 2016

Bangkitlah Kaum Muslimin!

Ingatlah kaum muslimin, Allah telah menjadikan manusia sebagai khalifah di atas muka bumi.(Al Baqarah : 30 ) Dan ingatlah ketika Allah SWT juga mengatakan bahwa Dia jadikan makhluk jin dan makhluk manusia adalah hanya untuk menyembahNya saja. (Adz-Zaariyat:56), serta Allah juga telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.  (An Nuur : 55 )

Sesungguhnya ummat Islam adalah merupakan sekumpulan manusia yang kehidupannya, konsepsinya, situasinya, sistemnya, nilainya, dan seluruh pertimbangannya bersumber pada metoda Islam. Ummat seperti ini, ummat yang memiliki sifat-sifat seperti ini, telah lama hilang, yakni semenjak hilangnya pemerintahan dengan syari’at Allaah dari seluruh permukaan bumi. Ummat ini harus ‘dibangun kembali’, agar Islam dapat memainkan peranan aktifnya kembali, yang telah lama ditunggu-tunggu itu, guna memimpin ummat manusia sekali lagi. Ummat itu harus dibangkitkan kembali, setelah tertimbun dengan tumpukan reruntuhan generasi demi generasi, reruntuhan konsepsi, reruntuhan situasi demi situasi, reruntuhan sistem demi sistem, yang sungguh, semuanya itu tidak ada pertaliannya dengan Islam, apalagi metoda Islam, meski ia masih sempat berkata bahwa ia berdiri di atas apa yang dinamakan dengan Dunia Islam.
Jarak ‘Kebangkitan Kembali’ dengan masa menerima ‘pimpinan’ itu bukanlah jarak yang singkat, melainkan jarak yang jauh sekali, maka sadarilah itu. Di zaman terkini ini, kehebatan pemikiran Barat telah menciptakan banyak sekali perbendaharaan yang tinggi sekali yang sekarang manusia berdiri di atasnya, pada puncak-puncaknya, di mana bukanlah sesuatu yang mudah untuk mengesampingkannya, dan orang-orang yang melambangkannya. Apalagi karena apa yang dinamakan Dunia Islam sedang tidak memiliki segenap perbendaharaan itu semua. Bagaimanapun luasnya jarak yang membatasi antara kebangkitan dan masa memegang pimpinan, sungguh percobaan kebangkitan Islam itu adalah langkah awal yang tidak bisa kita elakkan.
Ingatlah, Umat Islam memiliki potensi yang luar biasa, selain keimanan kita kepada Allah akan janji-Nya kita juga memiliki Syaqofah Islam yang sangat kompleks, begitu pula syariat Islam mampu mengatur kehidupan manusia dari A-Z, dan tentu saja kita ingin hidup dalam kemuliaan,  Insya Allah dengan kesungguhan kita untuk memperjuangkan kebangkitan Islam dengan tegaknya kembali Khilafah, Khilafah yang pernah tegak selama 13 abad dan mampu menaungi 2/3 dunia tidak akan lama lagi dapat kita rasakan kembali.

Monday, 25 January 2016

Dokumentasi Kegiatan MTQ Tingkat Pelajar Kab. Bone Tahun 2016

 Pembukaan Oleh MC
 Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an
 Foto Peserta
 Laporan Ketua Panitia FARIS 1437 H oleh Akh Salman Al Farisi Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM
 Foto Peserta
 Taujihat Dari Kementerian Agama Kab. Bone
 Foto Peserta
 Foto Peserta
 Foto Peserta
 Peserta Lagi Murojaah Hafalan
 Peserta Tartilil Qur'an
 Peserta Tartil Putra Lagi Nunggu Dewan Juri
 Peserta Musabaqah Adzan
 Peserta Fahmil Putri
 Peserta Fahmil Putri
 Peserta Tartil Lagi Berlatih
 Penyerahan Piala Pemenang Fahmil Putra
 Penyerahan Piala Pemenang  Tartil Putra
 Penyerahan Piala Pemenang Adzan
 Ketua Panitia Siswa MTQS (Maulid siswa SMAN 4 Watampone)
 Penyerahan Piala Pemenang MHQ Putri
 Penyerahan Piala Bergilir Juara Umum MTQ Pelajar Tingkat SMA/Sed
Foto Bersama Juara Umum MTQS Tingkat SMA/Sed & Juara Umum MTQS Tingkat SMP/Sed yaitu MAS Darul Qur'an Pajalele & MTsS Darul Qur'an Pajalele Kec. Tellu Siatingnge.

Sampai jumpa di MTQ Tingkat Pelajar Kab. Bone Tahun 2017!!

Thursday, 22 October 2015

UCAPAN SELAMAT

Bismillah.
Segenap pengurus Forum Ukhuwah Pemuda dan Mahasiswa Islam Bone (FUAS BONE) mengucapkan selamat dan sukses kepada Al Akh Adzhar Arsyad(Kadep Pendampingan Lembaga Dakwah Sekolah FUAS BONE periode 1435-1436 H dan Kadep Akademik dan Profesi FUAS BONE periode 1436-1437 H dan Kadep Diklat LDF SCMM BEM FMIPA UNM periode 1435-1436 H) atas prestasinya sebagai juara 1 OSN Pertamina Bidang Biologi Universitas Tingkat provinsi SUL-SEL sekaligus juara lintas bidang (Yg paling tinggi nilainya diantara semua juara 1 bidang biologi,kimia,fisika,matematika Provinsi SUL-SEL). Serta menjadi juara III OSN Pertamina Bidang Biologi Tingkat Nasional di Universitas Indonesia.

Friday, 31 July 2015

UCAPAN SELAMAT

Bismillah.
Segenap pengurus Forum Ukhuwah Pemuda dan Mahasiswa Islam Bone (FUAS BONE) mengucapkan selamat dan sukses kepada Al Akh A.Dirga Nugraha (Ketua Umum FUAS BONE periode 1435-1437 H dan Kadep Eksternal LDK FSI RI UNM UNM periode 1436-1437 H) atas prestasinya sebagai juara 1 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Tingkat UNM cabang Musabaqah Fahmil Qur'an & Musabaqah Debat Kandungan Al-Qur'an Bahasa Arab . Serta mewakili kampus Universitas Negeri Makassar & provinsi Sulawesi Selatan dalam perhelatan MTQ MahasiswaTingkat Nasional ke-XIV di Universitas Indonesia bulan agustus 2015 mendatang.

Tuesday, 10 April 2012

Ketika Rusukku Patah



Saudara saudariku yang dimuliakan oleh Allah.
Kisah ini berawal ketika aku diperkenalan seorang wanita yang kemuadian menjadi pendamping hidupku. Tak pernah ku lihat gadis ini sebelumnya. Aku hanya mendapatkan informasi dari teman yang memperkenalkannya padaku.
Di sore itu ta’aruf ku dengannya dimulai. Gugup aku berbicara dengannya ketika bertanya tetang ini dan itu, namun akhirnya aku dapat menguasai situasi. Aku mendengar perihal dirinya dari temanku, tentang semangatnya dalam berjuang, tentang kesungguhannya dalam berdakwah dan tentang teman-temannya yang mendapatkan hidayah lewat perantaranya. Subhanallah, pikir ku.
Aku yang semangat untuk hal ini akhirnya merasa cocok dengannya sehingga mau tidak mau, dengan senang hati maka aku menerimanya sebagai orang yang akan mendampingi langkahku ke depannya. Mengiring setiap usaha-usaha juangku di jalan-Nya. Yah aku sangat bersyukur mendapakan seorang bidadari yang memiliki mujahadah tinggi dalam mengemban risalah perjuangan dakwah ini.
Hari ku berlalu dengan hati yang berbunga dan riang gembira. Seakan telah ku dapati ketenagan yang dijanjikan oleh-Nya bagi insan yang menjalani hidup berumah tangga, membangun mahligai bahagia di atas jalan-jalan cinta para pejuang dakwah. Menjadi satu diantara deretan orang-orang yang menggenapkan separoh diynnya.
Namun, pahit tetaplah pahit. Di usia rumah tangga yang masih berumuran jagung, kami harus mendapatkan cobaan yang begitu berat. Sulit sekali membangun komunikasi dengannya untuk mempererat ukhuwah dalam keluarga. Aku pun merasa diri ditelantarkan olehnya karena kesibukannya mengurusi aktivitasnya di luar rumah.
Beberapa kali aku ajak untuk berbicara namun tak bisa untuk diwujudkan lantaran ada kegiatan di luar rumah yang harus diselesaikannya. Setiba dirumah, hanya rasa lelah yang tersisa yang sekejap saja harus tergantikan tidur yang pulas yang panjang seakan tanpa beban rumah tangga. Aku merasa semakin tak diperhatikan saja, maka ku adukan kejadian ini kepada kakakku yang telah mempertemukanku dengan wanita seperti ini.
Namun entah apa yang kakakku lontarkan kepadanya sehingga ia berlinang air mata. Tak kuasa diri ini menahan rasa bersalah. Tak terbayangkan olehku rasa sedih dan getir yang ia pendam di dada. Ya Allah ada apa dengannya? Ada apa dengan istriku.

Sunday, 1 April 2012

Kita, Ukhuwah dan Sandiwara

Senyumnya tak lagi seindah dulu, saat awal aku diajak untuk menuntut ilmu. Sapaannya tak selembut dan sesering dulu, saat menutup aurat aku masih canggung dan malu, kini ketika aku terbaring sakit berkeluh tak ada pelipur yang membuat haru meski sekedar pelaru rindu. Ah, seandainya bukan karena Rabb-ku aku ingin kembali seperti dulu. Atas nama ukhuwah aku menuntut kemana ia berlalu?


Saudaraku, mungkin setiap hari kita senantiasa menyebut kata ukhuwah, menceramahkannya, menceritakan keindahan dan keutamaannya dan –mungkin- tak jarang kita bahkan terkagum-kagum dengan kisah-kisah lampau yang menggambarkan keajaiban ukhuwah yang terjalin di antara pejuang sofwah Islamiyah, menjadikan kita bersemangat untuk mengejawantahkannya dalam kehidupan sehari-hari kita baik kepada sesama penuntut ilmu dan pejuang dakwah maupun kepada orang awam sekeliling kita, terlebih kita tahu bahwa ia adalah salah satu sendi agama kita.


Tapi pernahkah kita berpikir dan merenung, seiring dengan perjalanan waktu ia kadang menguap tak terasa dan meninggalkan kesan bahwa ia hanya dibutuhkan untuk sementara, hanya untuk menarik simpati belaka.


Suatu saat kita disibukkan untuk mengajak orang-orang ke jalan Allah, dengan bahasa-bahasa lisan dan gerak yang memukau, tapi pada saat yang sama kita justru melupakan orang yang pernah berjuang dengan kita dan kini terbaring tak berdaya ditemani kenangan indah masa lalu saat ia terpukau dengan bahasa indah kita, terlepas kita lupa atau tidak tahu.Saudaraku –ah, kata ini terlalu indah hingga saya suka mengulangnya, tapi mudah-mudahan tidak membosankan apalagi menghilangkan makna keanggunannya-, kita memang bukan orang sempurna dalam segala hal, di tengah kesibukan kita apalagi seruan iblis la’natullah ‘alaihi memang kadang membuat pikiran kita terpecah -parsial- antara prioritas dan bukan, bahkan membuat kita lupa dan menjadikan kita tak sadar. Tapi tahukah kita dalam keadaan penuh kesadaran pun kadang kita menginjak keagungan ukhuwah tersebut. Penyakit individualis adalah propaganda iblis untuk mengikis ukhuwah yang seharusnya menjadi ciri khas kaum muslimin terlebih bagi para pejuang dakwah telah menimpa kebanyakan kita, jika begitu apa yang membedakan kita dengan orang awam? Mungkin hanya pakaian dan beberapa amalan lainnya.